Insiden kebakaran terjadi lagi pada armada Trans Semarang, dimana Bus Rapid Transit (BRT) koridor 4 yang menghubungkan rute Cangkiran-Stasiun Tawang terbakar di tanjakan Silayur, Ngaliyan pada Minggu petang. Hal ini menunjukkan risiko yang harus dihadapi dalam pengoperasian transportasi umum di kota Semarang. Upaya pencegahan dan penanggulangan perlu terus ditingkatkan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Kabar ini dapat diakses lebih lanjut di website jateng.jpnn.com.
Penjelasan Manajemen Terkait Bus Trans Semarang Terbakar
Read Also
Recommendation for You
Duel antara Persis Solo dan Bali United FC akan menjadi penutup pekan ke-25 Super League…
Sidang perdana kasus kematian dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Levi (35), membuka tabir…
Kanwil Kemenkum NTB mengadakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pelanggaran Kekayaan Intelektual (KI) pada hari Rabu. Kegiatan…
Dua perwira polisi yang menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Torakata Utara, yaitu AKP AE dan…
Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah melakukan penggeledahan di kantor Ombudsman Republik Indonesia dan rumah Yeka…
Puasa Ramadan 2026 telah tiba, membawa berkah dan keberkahan bagi umat Muslim di seluruh dunia,…
