KH Miftachul Ahyar, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), memastikan bahwa sejak 26 November 2025 pukul 00.45 WIB, Yahya Cholil Staquf tidak lagi bertugas sebagai ketua umum PBNU. Tindakan ini dikonfirmasi sebagai salah satu keputusan resmi organisasi dan bukan atas nama Gus Yahya seperti yang diduga sebelumnya. Hal ini menegaskan perubahan penting dalam kepemimpinan PBNU dan memberikan arah yang jelas bagi keputusan ke depannya.
Keputusan PBNU yang Tidak Sah Menurut Rais Aam Gus Yahya
Read Also
Recommendation for You
Harga emas di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami kenaikan. Informasi terbaru ini menjadi perhatian…
Komika Pandji Pragiwaksono mengungkapkan perasaannya setelah menjalani agenda klarifikasi di Polda Metro Jaya pada Jumat…
PT Pertamina telah membentuk Sub Holding Downstream (SHD) pada 1 Februari 2026. Langkah ini diambil…
Magnesium merupakan salah satu mineral penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kekurangan magnesium dapat menyebabkan…
Kota Bandung diguncang oleh gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 3,0 pada Jumat siang. Gempa…
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam sebuah kesempatan mengungkapkan pentingnya koordinasi kebijakan lintas sektor…
