Berita tentang pemanfaatan atap masjid untuk pembangkit listrik tenaga surya mungkin terdengar seperti langkah kecil, namun dampaknya bisa jadi besar dalam mencapai target pengembangan energi surya di Indonesia. Inisiatif seperti itu menunjukkan potensi kuat kekuatan berbasis masyarakat dalam mendukung proyek-proyek energi terbarukan di tanah air.
Manfaat potensial dari “wakaf hijau” ini
Dengan adanya “wakaf hijau” ini, para masjid dapat berperan aktif dalam mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan beralih ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya itu, pemanfaatan atap masjid sebagai pembangkit listrik tenaga surya juga dapat membantu dalam menghasilkan energi bersih yang dapat didistribusikan ke wilayah sekitar.
Dukungan terhadap target pengembangan energi surya di Indonesia
Indonesia memiliki target ambisius untuk mengembangkan 100 gigawatt energi surya dalam beberapa tahun ke depan. Dengan adanya inisiatif seperti “wakaf hijau” ini, diharapkan dapat memberikan dorongan yang signifikan dalam pencapaian target tersebut. Masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat lokal bisa menjadi garda terdepan dalam mendorong perubahan menuju energi terbarukan.
