Berbicara soal kesehatan jantung memang perlu menjadi perhatian serius bagi setiap orang. Akan tetapi, seringkali gejala serangan jantung tidak selalu identik dengan nyeri dada. Menurut dr. Pande Putu Januraga SpJP(K), dokter jantung dari RSUP Sanglah Denpasar, ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai dan tidak boleh diabaikan meskipun terasa ringan.
Gejala Serangan Jantung yang Tak Selalu Nyeri Dada
Dr. Pande menekankan bahwa tidak semua serangan jantung terasa sebagai nyeri dada yang sangat khas seperti yang sering digambarkan. Beberapa gejala serangan jantung yang juga perlu diwaspadai antara lain:
- Mual yang berlebihan dan terjadi tiba-tiba
- Pusing atau merasa akan pingsan
- Merasa lemas secara tiba-tiba
- Sesak napas yang tidak lazim
- Keringat dingin yang keluar secara berlebihan
Penyebab dan Tindakan Pencegahan
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung, seperti gaya hidup tidak sehat, riwayat penyakit jantung dalam keluarga, hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan tindakan pencegahan dengan cara:
- Menjaga pola makan yang sehat dan seimbang
- Rajin berolahraga
- Mengontrol berat badan
- Menghindari stres berlebihan
- Berkonsultasi dengan dokter secara teratur
Jika muncul gejala-gejala yang mencurigakan, segera hubungi layanan kesehatan atau rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Kesehatan jantung adalah aset berharga yang harus dijaga dengan baik.
