Intervensi Bank Indonesia (BI) di pasar valuta asing dinilai mulai memberikan hasil terhadap pergerakan rupiah. Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa, mengatakan langkah bank sentral yang dilakukan secara konsisten tersebut “berbuah manis”.
Penguatan rupiah dikaitkan dengan intervensi BI
Pernyataan Amru disampaikan ketika nilai tukar rupiah berbalik menguat 82 poin. Penguatan itu menjadi dasar penilaian bahwa kehadiran BI di pasar valas memberikan dampak terhadap arah pergerakan mata uang nasional.
Dalam konteks tersebut, kata “konsisten” menjadi bagian penting dari penilaian Amru. Ia tidak hanya merujuk pada satu tindakan intervensi, melainkan pada langkah BI yang terus dilakukan di pasar valuta asing. Menurut dia, rangkaian intervensi itu pada akhirnya menghasilkan perkembangan yang dinilai positif bagi rupiah.
Intervensi BI di pasar valas menjadi faktor yang disoroti karena berkaitan langsung dengan upaya menjaga pergerakan rupiah. Namun, keterangan yang tersedia dari Amru tidak merinci bentuk intervensi yang dilakukan, waktu pelaksanaannya, maupun besaran dana yang digunakan. Ia juga tidak menjelaskan level nilai tukar rupiah sebelum dan sesudah penguatan tersebut.
Pernyataan disampaikan ICDX
Amru merupakan bagian dari Research and Development ICDX, lembaga yang bergerak dalam ekosistem perdagangan komoditas dan derivatif di Indonesia. Penilaiannya mengenai intervensi BI disampaikan dalam laporan yang membahas perubahan arah nilai tukar rupiah di pasar valas.
Penguatan sebesar 82 poin disebut sebagai perkembangan yang memperkuat pandangan bahwa intervensi bank sentral memberikan hasil. Meski demikian, informasi yang tersedia tidak memuat rincian mengenai periode penguatan tersebut, mata uang pembanding, atau kondisi pasar secara lebih luas saat perubahan nilai tukar terjadi.
Karena itu, poin utama dari pernyataan Amru adalah hubungan antara konsistensi intervensi BI dan penguatan rupiah. Ia menilai langkah tersebut telah menunjukkan hasil yang baik, tanpa memberikan uraian lebih lanjut mengenai strategi teknis bank sentral maupun faktor lain yang mungkin memengaruhi pergerakan rupiah.
