Bandung — Di hadapan puluhan ribu pendukung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Kota Bandung, Kamis (8/2), capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menegaskan kembali sikap yang ia sebut sudah lama ia pegang: siap mempertaruhkan nyawa demi bangsa dan rakyat Indonesia.
Prabowo: Sudah Tiga Kali Menghadapi Maut
Dalam orasinya, Prabowo mengaku perjalanan hidupnya tidak lepas dari situasi berbahaya yang pernah mengancam keselamatannya. Ia menyebut dirinya telah menghadapi maut sebanyak tiga kali. Di tengah pengalaman itu, Prabowo mengatakan pernah mengucapkan dua kalimat syahadat, sebagaimana yang diajarkan para kyai.
Prabowo menuturkan, pengalaman-pengalaman tersebut justru membuatnya merasa masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk terus mengabdi. Karena itu, ia menilai keikutsertaannya dalam Pilpres 2024 bersama Gibran Rakabuming Raka bukan sekadar kontestasi politik, melainkan bagian dari tugas yang harus dijalankan.
Komitmen untuk Rakyat Miskin
Prabowo juga menekankan bahwa setelah puluhan tahun “bertaruh nyawa” untuk republik ini, ia tidak rela melihat rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan. Menurutnya, perjuangan yang ia jalani sejak muda selalu terikat pada tanggung jawab moral untuk membela bangsa dan rakyat.
Ia menegaskan, selama masih diberi kesempatan untuk hidup dan berjuang, dirinya akan terus menjalankan pengabdian itu. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah suasana kampanye yang dipenuhi massa pendukung dan sorakan yang menyambut setiap penegasannya.
Source link


