Jakarta — Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari gedung tinggi, pelabuhan, atau jalan raya yang dibangunnya, tetapi dari kemampuannya melindungi rakyat dan wilayahnya. Pesan itu ia sampaikan saat berbicara di hadapan 906 perwira taruna TNI dan Polri di Jakarta.
Prabowo: Perlindungan adalah tujuan pertama negara
Dalam arahannya, Prabowo menyoroti tujuan utama yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Menurut dia, urutan tujuan itu bukan kebetulan. Perlindungan ditempatkan paling depan, baru kemudian peningkatan kesejahteraan, pendidikan, dan keterlibatan dalam ketertiban dunia.
Ia menekankan, pembangunan akan kehilangan arti bila negara tidak mampu menjaga keamanan warganya. Karena itu, Prabowo mempertanyakan makna infrastruktur besar seperti gedung pencakar langit, pelabuhan, bandara, rel kereta, jalan tol, hingga bendungan jika negara berada dalam kondisi tidak aman.
Peran TNI dan Polri dinilai menentukan
Prabowo juga menegaskan bahwa TNI dan Polri memegang peran penting dalam menjaga keberlangsungan bangsa. Menurutnya, masuk ke institusi itu berarti ikut memikul cita-cita nasional yang sejak awal menempatkan pertahanan dan keamanan sebagai fondasi.
Ia mengingatkan para taruna bahwa masa depan negara dan rakyat berada di tangan mereka. Karena itu, mereka diminta siap membela tanah air ketika saatnya tiba, sebab mereka telah dipilih dan ditempa untuk menjalankan tugas tersebut.
Mengutip riset Harvard tentang umur panjang peradaban
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung sebuah kajian dari Harvard University mengenai peradaban yang mampu bertahan lebih dari 300 tahun. Dari studi tersebut, ia menyebut ada tiga unsur yang selalu muncul: militer yang unggul, intelijen atau kepolisian yang unggul, serta birokrasi yang unggul.
Sebelum Prabowo berbicara, Wakil Presiden Ma’ruf Amin lebih dulu memberi pembekalan kepada perwira taruna TNI-Polri 2024 di Balai Sudirman. Ia meminta mereka tanggap dan proaktif dalam merespons keluhan masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk Panglima TNI, Kapolri, para Kepala Staf matra, serta jajaran pejabat TNI dan Polri lainnya.
Source link


