Peresmian Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada awal pekan ini menimbulkan pro dan kontra bersamaan dengan berbagai tanggapan masyarakat. Seorang pria bernama Rully Marully, yang bekerja di industri aviasi di Indonesia, memutuskan untuk menarik semua uangnya dari bank BUMN yang tergabung dalam Danantara. Mengungkapkan bahwa dia telah mentransfer uangnya ke bank swasta dengan alasan “satpam yang ramah”. Meskipun demikian, Rully tetap menyisakan saldo di satu bank BUMN yang menguasai kartu tol. Keputusannya mendapatkan perhatian luas di media sosial dan sebagian warganet setuju dengan langkah yang diambilnya. Rully menjelaskan bahwa tindakannya adalah ekspresi kekecewaannya terhadap keputusan pemerintah dalam peluncuran Danantara. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes atas cara pembangunan Danantara yang dinilainya tidak sesuai. Jadi, setelah pemerintah meluncurkan BPI Danantara, Rully memutuskan untuk memindahkan semua uangnya dari bank BUMN ke bank swasta sebagai bentuk protes.
Sulitnya Mempraktikkan Berbaik Sangka pada Orang Lain
Read Also
Recommendation for You
Manajemen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III sebagai Holding Perkebunan mengungkapkan pencapaian Return on Assets (ROA)…
Harga emas batangan tetap stabil pada Jumat, 17 April 2026, dengan tren nilai jual yang…
Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, baru-baru ini mengadakan pertemuan penting dengan perwakilan S&P Global…
Katadata Insight Center telah merilis laporan terbaru mereka, yaitu Katadata Indonesia Middle Class Insight (KIMCI)…
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan pelantikan untuk 11 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan…
Orkes musik di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menjadi sorotan setelah muncul video rekaman…
