Aksi kericuhan pada peringatan Mayday 2025 di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah mengakibatkan penangkapan sejumlah orang yang diduga sebagai provokator. Para terduga pelaku tersebut merupakan bagian dari kelompok anarko yang menyusup ke tengah massa aksi buruh. Meskipun aksi utama dari serikat buruh berjalan lancar dan tertib, keberadaan kelompok anarko menimbulkan kekacauan. Mereka melakukan pembakaran ban bekas, mendorong petugas, dan melemparkan benda-benda ke arah aparat keamanan. Tindakan mereka dianggap telah melewati batas kebebasan berekspresi dan dianggap provokatif. Polisi kemudian membubarkan kelompok anarko tersebut dengan prosedur pendorongan sesuai standar operasional pengamanan unjuk rasa. Semua ini terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (1/5), di mana Gubernur Jateng Ahmad Luthfi juga telah menerima aspirasi yang disampaikan oleh para buruh. Hal ini menjadi peristiwa yang menciptakan ketegangan di tengah perayaan Hari Buruh Internasional.
Polisi Tangkap Provokator Anarko Aksi Mayday di Depan Kantor Gubernur Jateng
Read Also
Recommendation for You
Pada laga perdana putaran kedua Super League 2025-2026, Bali United tidak berhasil mempertahankan tren nirbobolnya….
Membuat konten yang dapat menarik perhatian netizen tidak selalu harus melibatkan peralatan mahal. Para kreator…
Dr. Hans Kwee, seorang ekonom keuangan dan praktisi pasar modal, memprediksi bahwa harga emas secara…
Polres Temanggung, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus percobaan pencurian dengan pengrusakan mesin Anjungan Tunai Mandiri…
Sistem pengendalian banjir di Kota Surabaya mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima…
Hujan deras yang turun di wilayah Situbondo telah menyebabkan bencana tanah longsor. Material longsoran seperti…
