Masyarakat Desa Kawak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah merayakan panen raya dengan menggelar tradisi budaya kirab buka luwur dan ritual manganan pada Minggu malam. Acara tersebut merupakan bagian dari sedekah bumi untuk bersyukur atas hasil panen. Petinggi Desa Kawak beserta perangkat desa dan warga setempat mengenakan pakaian adat Jepara dalam kirab yang dimulai dari Petilasan Demang Subuh menuju Punden Buyutan. Tradisi ini tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur, tetapi juga sebagai upaya pelestarian budaya dan penguatan ketahanan pangan. Dengan antusiasme tinggi, masyarakat setempat mengarak gong bersama jondang berisi sesaji, makanan, dan kain kafan sepanjang dua kilometer. Acara dimulai sejak sore hari dengan makan bersama di Makam Mbah Wali Kawak yang diikuti oleh hampir 1.000 warga. Tradisi ini menggambarkan nilai-nilai leluhur dalam mengelola pangan, dari cara bercocok tanam hingga sikap syukur setelah panen. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Wisata Budaya Panen Raya di Jepara: Buka Luwur & Manganan
Read Also
Recommendation for You
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Pelatih Persib Bojan Hodak…
Pepaya merupakan buah yang populer di masyarakat karena memiliki beragam manfaat kesehatan. Mengonsumsi pepaya dapat…
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari JPNN.com mengaktifkan dua dapur air untuk membantu para korban bencana…
Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, dan istri telah berangkat umrah sejak Selasa (2/12). Keberangkatan ini…
Turnamen sepak bola Liga Kampung Soekarno Cup II 2025 diresmikan dengan meriah di Stadion Ngurah…
Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang atau OSO, mengungkapkan rasa duka cita dan mengajak…
