Presiden Prabowo Subianto kembali mengubah susunan Kabinet Merah Putih dengan mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam reshuffle keenam sejak pemerintahan Prabowo-Gibran dimulai pada Oktober 2024, Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9).
Suahasil sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan dan pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Ia menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Prabowo setelah Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya Yudhi Sadewa. Setelah pelantikan, Suahasil menyatakan akan menjaga kesehatan serta kredibilitas APBN dan memastikan defisit anggaran tetap berada dalam batas yang telah ditetapkan.
Susunan menteri koordinator
Setelah perubahan tersebut, posisi menteri koordinator ditempati Yusril Ihza Mahendra sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan; Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; Pratikno sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; serta Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Agus Harimurti Yudhoyono menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Zulkifli Hasan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan, dan Abdul Muhaimin Iskandar sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Daftar menteri Kabinet Merah Putih
Prasetyo Hadi menjabat Menteri Sekretaris Negara; Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menteri Pertahanan; Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri; Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri; Nasaruddin Umar sebagai Menteri Agama; Supratman Andi Agtas sebagai Menteri Hukum; Natalius Pigai sebagai Menteri Hak Asasi Manusia; dan Agus Andrianto sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Suahasil Nazara menjadi Menteri Keuangan, Abdul Mu’ti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Brian Yuliarto Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi, serta Fadli Zon Menteri Kebudayaan. Budi Gunadi Sadikin menjabat Menteri Kesehatan; Saifullah Yusuf Menteri Sosial; Yassierli Menteri Ketenagakerjaan; dan Muhktarudin Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita menjabat Menteri Perindustrian; Budi Santoso Menteri Perdagangan; Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral; Raden Dodi Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum; Maruarar Sirait Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman; Yandri Susanto Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal; serta Iftitah Suryanegara Menteri Transmigrasi.
Dody Purwagandhi menjabat Menteri Perhubungan; Meutya Hafid Menteri Komunikasi dan Digital; Amran Sulaiman Menteri Pertanian; Raja Juli Antoni Menteri Kehutanan; Sakti Wahyu Trenggono Menteri Kelautan dan Perikanan; Nusron Wahid Menteri Agraria dan Tata Ruang; dan Rachmat Pambudy Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.
Rini Widiantini menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; Wihaji Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional; Mohammad Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup; serta Rosan Roeslani Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Penanaman Modal.
Ferry Juliantono menjabat Menteri Koperasi; Maman Abdurrahman Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah; Widianti Putri Menteri Pariwisata; Teuku Riefky Harsya Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif; Arifatul Choiri Fauzi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Erick Thohir Menteri Pemuda dan Olahraga; serta Mochamad Irfan Yusuf Menteri Haji dan Umrah.
Pergantian Purbaya oleh Suahasil menjadi perhatian utama dalam reshuffle 14 September 2026 karena merupakan pergantian kedua pada posisi Menteri Keuangan selama pemerintahan Prabowo. Pemerintah menyatakan Suahasil akan melanjutkan pengelolaan keuangan negara dengan menekankan APBN yang sehat, kredibel, dan berdampak bagi masyarakat.












