Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa kinerja dan program yang dilakukan oleh pemerintahannya tidak dapat dinikmati oleh masyarakat secara instan. Dalam sebuah acara Sarasehan Ekonomi, Prabowo membandingkan kinerja tersebut dengan mukjizat tongkat Nabi Musa yang langsung terjadi. Menurutnya, manajemen suatu proyek memerlukan perencanaan matang, pengumpulan data yang benar, mencari orang yang tepat untuk bekerja, dan penumbuhan gagasan. Meskipun telah bekerja sejak ditetapkan sebagai Presiden oleh KPU, Prabowo juga menyindir bahwa tidak semua kerjanya harus diliput media, karena pentingnya fokus pada jalannya pekerjaan tanpa distraksi. Selama lima bulan bekerja tanpa liputan media, Prabowo menekankan bahwa hasil kinerja tidak bisa dicapai secara instan, melainkan melalui proses yang matang dan terencana.
Prabowo Bicara Tentang Kinerja yang Tidak Instan: Analisis Mendalam
Read Also
Recommendation for You
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana tanah bergerak…
Pabrikan mobil asal China, Chery, berencana untuk membuat langkah besar dalam industri otomotif dengan merilis…
Pada hari Selasa (10/2/2026), di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, terjadi momen yang…
Mayjen Yusri Nuryanto, sebagai Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, memberikan tanggapannya terkait insiden antara…
Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi penumpang gelap dalam reformasi Polri….
Pemerintah Australia telah mengirim surat peringatan kepada situs game sosial Roblox setelah menerima laporan mengenai…
